Wilayah Desa

06 Maret 2025
manuru
Dibaca 10 Kali
Wilayah Desa

Profil Desa / Kelurahan Manuru, Siotapina, Buton

1. Identitas Administratif

  • Nama Desa / Kelurahan: Manuru

  • Kecamatan: Siotapina

  • Kabupaten: Buton

  • Provinsi: Sulawesi Tenggara

  • Kode Pos: 93756

  • Kode Kemendagri: 74.04.27.2009

  • Koordinat Geografis: 5°24′11,16″ LS, 123°3′40,90″ BT (–5,4031000; 123,0613611)


2. Luas Wilayah & Letak Geografis

  • Desa Manuru memiliki luas sekitar 12,43 km⊃2;, yang merupakan sekitar 6,87�ri total luas Kecamatan Siotapina (181,02 km⊃2;)

  • Letaknya cukup strategis: jarak ke ibu kota kecamatan (Kumbewaha) sekitar 5 km, dan jarak ke ibu kota kabupaten (Pasarwajo) sekitar 35 km

  • Topografi: secara umum berada di wilayah pesisir / dataran rendah yang dekat dengan laut (menjadi bagian dari kawasan pantai) dan memiliki akses ke laut sebagai potensi alamnya. Hal ini juga terbukti dalam rencana pengembangan wisata bahari di Buton yang menyebut “Pantai Sangia Manuru” sebagai salah satu titik wisata pesisir di Buton.

  • Curah hujan: rata-rata jumlah hari hujan sekitar 137 hari / tahun, dengan curah hujan total sekitar 3.742 mm untuk Kecamatan Siotapina (data yang berlaku untuk semua desa / kelurahan di kecamatan, termasuk Manuru)


3. Kependudukan & Struktur Sosial

  • Jumlah rumah tangga industri rumah tangga di Manuru: 40 unit

  • Dalam data Kecamatan, sektor perumahan dan industri rumah tangga di desa Manuru tercantum, meskipun data jumlah penduduk lengkap (total jiwa, laki-laki / perempuan) belum tersedia di sumber yang saya temukan.

  • Dalam data “Kecamatan Siotapina Dalam Angka”, seluruh kecamatan memiliki total penduduk 14.666 jiwa (data tahun 2015) dengan kepadatan sekitar 302 jiwa/km⊃2;.

  • Agama: mayoritas penduduk Kecamatan Siotapina memeluk Islam, dengan sebagian kecil memeluk agama Kristen dan Hindu (data agregat kecamatan)

  • Fasilitas pemerintahan: terdapat 1 kantor desa / balai desa di Manuru (sebagian dari standar organisasi pemerintahan di kecamatan)

  • Fasilitas PKK: desa Manuru belum memiliki sanggar PKK (data tahun 2015)


4. Infrastruktur & Fasilitas Umum

  • Penerangan: di Manuru, terdapat 200 rumah tangga yang menggunakan listrik PLN dan 140 rumah tangga menggunakan non-PLN, serta 27 rumah tangga menggunakan sumber tenaga surya / alternatif

  • Air Minum & Air Bersih: sebagian besar rumah tangga menggunakan air dari mata air / sungai dan sebagian lainnya dari sumur / perigi (data untuk kecamatan, namun mencakup desa-desa termasuk Manuru)

  • Jalan & Transportasi: panjang jalan di kecamatan: 70,50 km, di mana 28 km jalan sudah diaspal, sementara sisanya masih jalan tanah atau non-aspal.

  • Moda transportasi: kendaraan bermotor mendominasi mobilitas darat; terdapat sepeda motor, mobil/ mikrolet, truk, serta transportasi lokal lain di kecamatan Siotapina.


5. Potensi & Sumber Daya

  • Wisata Bahari / Pantai: dalam dokumen rencana daerah, sudah disebut bahwa Pantai Sangia Manuru (Manuru) merupakan salah satu titik potensi wisata bahari di Kabupaten Buton.

  • Industri Rumahan: Desa Manuru memiliki 40 unit industri rumah tangga (kerajinan, olahan lokal, dsb) sebagai sumber kegiatan ekonomi lokal.

  • Sumber daya alam & lingkungan: dengan letak pesisir dan akses laut, potensi perikanan dan kelautan bisa dikembangkan, juga potensi pariwisata alam pantai.

  • Rencana pengembangan daerah juga menekankan wisata alam berbasis keunikan lingkungan untuk wilayah laut / pesisir, hutan / daratan, sungai, serta lanskap alam sebagai daya tarik wisata.


6. Kondisi Lingkungan & Iklim

  • Iklim Tropis dengan musim hujan dan kemarau yang cukup jelas.

  • Suhu rata-rata di Manuru diperkirakan berkisar antara 24°C – 30°C, tergantung musim. (Data prakiraan cuaca untuk desa Manuru menunjukkan suhu di sekitar 24–29°C dan kelembaban tinggi)

  • Pola hujan: musim kemarau dan musim hujan bergantian, dengan jumlah hari hujan sekitar 137 hari per tahun di kecamatan.


7. Tantangan & Potensi Pengembangan

Tantangan

  • Infrastruktur jalan non-aspal yang masih cukup luas → perlu peningkatan kualitas jalan desa agar akses transportasi dan distribusi lebih lancar.

  • Keterbatasan data demografi desa spesifik → perlu sensus lokal agar perencanaan pembangunan lebih presisi.

  • Pengelolaan air bersih dan sanitasi rumah tangga agar setiap rumah tangga memiliki akses yang layak.

  • Penataan wisata pesisir agar ramah lingkungan dan mampu menarik wisatawan secara berkelanjutan.

Potensi Pengembangan

  • Pengembangan wisata bahari (Pantai Sangia Manuru) sebagai daya tarik wisata lokal dan potensi ekonomi kreatif.

  • Pemberdayaan industri rumahan dan UMKM lokal agar lebih produktif dan terintegrasi dengan pasar regional / digital.

  • Pengembangan pertanian / perikanan berbasis keberlanjutan, memanfaatkan lokasi pesisir dan daratan.

  • Penguatan fasilitas desa seperti jalan, listrik, air bersih, dan teknologi digital agar menjadi desa cerdas (smart village).


8. Visi / Misi & Slogan (disesuaikan)

Visi (disarankan)

„Menjadi Desa Manuru yang Maju, Mandiri, Sehat, dan Destinasi Bahari Unggulan dengan semangat gotong royong dan inovasi.“

Misi (disarankan)

  1. Memperkuat tata kelola desa yang transparan dan partisipatif lewat partisipasi warga.

  2. Mengembangkan potensi wisata pesisir dan bahari untuk peningkatan ekonomi lokal.

  3. Meningkatkan kualitas layanan infrastruktur: jalan, listrik, air bersih, sanitasi.

  4. Pemberdayaan UMKM dan industri rumah tangga agar lebih berdaya saing.

  5. Pelestarian lingkungan dan penerapan gaya hidup bersih dan sehat.

  6. Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik dan pemasaran produk lokal.

Slogan (disarankan)

“Manuru Bersih, Manuru Hebat, Menjadi Gerbang Bahari Buton”

 

<iframe style="border: 0;" src="https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m18!1m12!1m3!1d9785.359439106343!2d123.05042191574452!3d-5.4063399782005925!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x2da400485ab14d17:0x369c0d1a76af7ad5!2sManuru!5e1!3m2!1sid!2sid!4v1760182486364!5m2!1sid!2sid" width="600" height="450" allowfullscreen="allowfullscreen" loading="lazy"></iframe>